
2 contoh studi kasus PPG 2025 merupakan pelengkap referensi bagi peserta program. PPG (Pendidikan Profesi Guru) adalah program pendidikan lanjutan di Indonesia yang memiliki tujuan untuk memberi bekal terhadap calon guru dan/atau guru yang aktif mengajar.
Program pendidikan tersebut mengajarkan banyak materi yang menunjang kinerja guru, seperti materi seputar keahlian, pedagogis, serta praktik pembelajaran. Materi tersebut dapat menjadi acuan peserta PPG dalam membuat studi kasus yang relevan.
2 Contoh Studi Kasus PPG 2025 beserta Jawaban Ringkasnya

Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dapat menerima tugas untuk membuat studi kasus. Tugas tersebut meminta peserta PPG untuk melakukan analisis serta memecahkan masalah dalam konteks pembelajaran.
Dikutip dari buku Metode Penelitian Studi Kasus: Teori dan Praktik, Ridlo (2023: 32), Johansson mengartikan studi kasus sebagai studi yang diharapkan dapat menangkap kompleksitas suatu kasus yang telah berkembang dalam ilmu sosial.
Peserta PPG dapat membuat studi kasus sesuai kondisi aktual serta materi yang telah dipahami. Guna melengkapi referensi, berikut ini adalah 2 contoh studi kasus PPG 2025 beserta jawaban ringkasnya.
1. Rendahnya Motivasi Belajar Siswa
“Rendahnya Motivasi Belajar Siswa” dapat menjadi topik studi kasus PPG. Pertanyaan umum yang relevan dengan topik tersebut, yaitu “Apa strategi pembelajaran inovatif yang mampu menarik siswa untuk lebih giat belajar?”.
Jawaban dari pertanyaan, yaitu:
Rendahnya motivasi belajar siswa terjadi karena proses pembelajaran yang monoton, seperti hanya membaca buku, menyimak presentasi, serta latihan soal. Pembelajaran dapat lebih menarik bagi siswa jika prosesnya unik.
Beberapa contoh adalah melibatkan siswa dalam diskusi serta praktik yang memiliki kaitan dengan materi pembelajaran. Siswa pun dapat lebih tertarik dengan keberadaan pembelajaran berbasis proyek karena menjadi wadah untuk berinovasi dan berkreasi.
2. Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran
“Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran” juga dapat menjadi topik studi kasus. Salah satu pertanyaan yang memiliki hubungan dengan topik tersebut, yaitu “Bagaimana cara memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran?”
Jawaban dari pertanyaan, yaitu:
Teknologi membantu siswa untuk mencari referensi belajar dengan lebih cepat, mudah, dan banyak. Siswa juga gemar untuk memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya.
Berdasarkan kegemaran tersebut, proses pembelajaran dapat meliputi pemberian tugas yang melibatkan penggunaan teknologi. Salah satu contoh adalah membuat vlog yang memiliki kaitan dengan pembelajaran seputar teks naratif atau prosedur.
Baca juga: Hal yang Tidak Termasuk dalam Experiential Learning: Jawaban PPG 2025
2 contoh studi kasus PPG 2025 dan jawaban yang terdapat dalam uraian di atas bukan keadaan aktual. Calon guru atau guru sebagai peserta PPG dapat membuat studi kasus yang lebih jelas sesuai dengan pemahaman diri dan kondisi aktual yang terjadi. (AA)