4 Anak di Boyolali Dirantai dan Kelaparan, Pelaku Beralasan karena Langgar Aturan

1 month ago 14
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Polres Boyolali telah mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang dilakukan pria berinisial SP (60 tahun), warga Dukuh Mojo, Desa Mojo, Kecamatan Andong. SP, yang dikenal sebagai tokoh agama, merantai empat anak di rumahnya dan diduga tak memberi mereka makan. 

Empat anak yang menjadi korban dugaan kekerasan adalah SAW (14 tahun) dan IAR (11 tahun) asal Kabupaten Semarang, serta MAF (11 tahun) dan VMR (6 tahun) asal Kabupaten Batang. Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Joko Purwadi mengungkapkan, kasus tersebut terungkap ketika MAF tepergok warga mencuri kota amal masjid pada Ahad (13/7/2025) dini hari. 

"Anak itu bilang bahwa dia mencuri kotak amal karena lapar, untuk makan," kata Joko ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Boyolali, Senin (14/7/2025). 

Warga kemudian menanyakan rumah MAF dan bersama-sama mendatangi kediaman yang ternyata milik SP. Pada momen itu, warga menemukan tiga anak lainnya. "Saat ditemukan, beberapa anak berada dalam kondisi memprihatinkan, bahkan ada yang dirantai di bagian luar rumah,” ujar Joko. 

Dua anak di antaranya dirantai di teras rumah. Warga lantas memotong rantai dan segera memberikan makanan karena anak-anak tersebut dalam kondisi lapar.

Pihak Puskesmas Andong yang datang ke lokasi juga menemukan adanya luka memar berwarna keunguan pada salah satu anak. Warga kemudian segera melaporkan hal tersebut ke Polsek Andong. 

"Setelah melalui proses penyelidikan, didukung oleh keterangan saksi dan barang bukti yang cukup, kami menetapkan SP sebagai tersangka," kata AKP Joko Purwadi.

"Kami mengamankan beberapa barang bukti seperti rantai besi, kunci gembok, dan antena logam. Kasus ini akan kami proses dengan serius karena menyangkut keselamatan dan hak-hak anak," tambah Joko. 

SP dijerat Pasal 77B jo Pasal 76B UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara dan/atau denda hingga Rp100 juta. Selain itu, SP juga dikenakan Pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan penjara dan/atau denda hingga Rp 72 juta.

Read Entire Article