
Koperasi merupakan badan usaha yang melakukan kegiatan dengan berdasarkan pada asas kekeluargaan. Koperasi dapat mencapai kesuksesan seperti badan usaha lainnya. Apa faktor penyebab kesuksesan koperasi?
Kesuksesan koperasi merupakan hasil dari rangkaian faktor yang saling bersinergi antara satu sama lain. Salah satu contoh adalah sinergi antara sikap profesionalisme dengan partisipasi para anggotanya.
Apa Faktor Penyebab Kesuksesan Koperasi? Ini 4 Contoh Faktornya

Koperasi merupakan jenis badan usaha yang terdapat di Indonesia. Badan usaha tersebut memiliki anggota yang melakukan kegiatan berdasarkan prinsip koperasi serta gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan.
Salah satu prinsip koperasi yang membuatnya menjadi badan usaha favorit banyak orang adalah keanggotaan yang bersifat sukarela serta terbuka. Selain itu, koperasi juga melakukan pembagian SHU (Sisa Hasil Usaha) secara adil dan sebanding.
Serupa dengan badan usaha lain, koperasi pun memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan. Lantas, apa faktor penyebab kesuksesan koperasi? Berikut ini adalah empat faktor yang mendukung kesuksesan koperasi.
1. Partisipasi Anggota Koperasi
Dikutip dari buku berjudul Buku Ajar Ekonomi Koperasi Indonesia, Maryunani dan Badrul (2023: 32), kunci keberhasilan suatu koperasi ditunjukkan melalui partisipasi anggota. Partisipasi anggota sangat penting agar koperasi dapat terus berkembang dan memperluas kegiatan usaha.
Hal itu termasuk penyertaan modal serta penyertaan kegiatan komersial. Partisipasi anggota yang kian mendukung kesuksesan koperasi, yaitu partisipasi secara aktif dan profesional.
2. Kualistas Sumber Daya Manusia
Kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam kegiatan koperasi juga dapat menunjang kesuksesan badan usaha tersebut. Sumber daya manusia yang penting untuk menjalankan koperasi, antara lain:
Akuntan;
Ahli teknologi informasi;
Memahami prinsip pelayanan pelanggan; serta
Memahami produk serta layanan koperasi.
3. Manajemen yang Kompeten
Manajemen yang kompeten juga sangat penting untuk membawa kesuksesan pada koperasi. Manajemen koperasi perlu membentuk serta mengontrol alur kerja yang efektif dan efisien, termasuk memahami prinsip koperasi, keuangan, serta manajemen.
4. Tata Kelola yang Baik
Dikutip dari buku Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Koperasi Syariah, Junaidi (2024: 16), salah satu kunci keberhasilan koperasi syariah, yaitu tata kelola yang baik. Tata kelola yang baik mencakup:
Struktur organisasi yang jelas;
Pembagian peran serta tanggung jawab yang detail;
Mekanisme kontrol yang kuat.
Baca juga: Penjelasan Landasan Kegiatan Koperasi Indonesia dan Tokoh Pelopornya
Pertanyaan tentang apa faktor penyebab kesuksesan koperasi mempunyai banyak jawaban. Hal itu dapat terjadi karena ada banyak faktor yang memengaruhi kesuksesan koperasi, misalnya partisipasi anggota, kualitas sumber daya, manajemen, dan tata kelola. (AA)