Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons laporan kerusakan jalan yang ada di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Ia kerap menerima laporan langsung dari warga mengenai fasilitas publik, termasuk infrastruktur hingga penerangan jalan umum (PJU).
“Jadi, hampir setiap waktu saya juga mendapatkan laporan itu. Baik itu melalui media sosial saya atau melalui HP saya. Karena HP saya ini kan HP sejuta umat yang memiliki dari dulu saya tidak pernah berubah,” ujar Pramono usai menghadiri acara Derap Kerja Sama Jakarta (DKJ) Award 2025 di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (11/7).
Ia menambahkan, setiap laporan yang masuk langsung diteruskan ke dinas terkait, seperti Dinas Bina Marga atau Dinas Sumber Daya Air, agar segera ditindaklanjuti. Ia mengeklaim sejumlah titik rusak sudah diperbaiki dalam waktu cepat.
“Termasuk hari ini ada di Jakarta Selatan itu dua tempat dan Alhamdulillah sudah tertangani. Kemarin ada di Jakarta Barat yang pembatasnya rubuh itu pun sudah tertangani,” lanjutnya.
Menurut Pramono, perubahan cuaca ekstrem menjadi salah satu penyebab kondisi jalan cepat rusak. Namun, Jakarta relatif lebih siap dalam menangani persoalan tersebut dibanding daerah lain.
“Kalau dibandingkan dengan daerah lain, sebenarnya Jakarta, mohon maaf bukan apa-apa, relatif persoalan lapangannya lebih tertangani. Karena apa? Yang pertama infrastrukturnya lebih baik. Yang kedua bisa dengan cepat memberikan laporan kepada baik saya, kepada Bang Doel maupun kepada DPRD Jakarta,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi masukan dari masyarakat maupun anggota dewan, serta menyadari peran media sosial dalam mempercepat arus laporan publik.
“Karena saya juga banyak mendapatkan forward dari teman-teman anggota DPRD yang kemudian kami tidak lanjuti,” kata Pramono.
“Sehingga dengan memikirkan sekali lagi, ini adalah realitas dan ini adalah karena sekarang medsos seperti itu sehingga apa pun ya termasuk orang mau mengkritik, memberikan masukan harus diterima dengan baik,” tutupnya.