Kemensos Enggan Buru-Buru Coret Penerima Bansos yang Bermain Judol, Ini Alasannya

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Sejumlah barang bukti ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online di Gedung Bareskrim Mebes Polri, Jakarta, Senin (20/1/2025). Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berhasil membongkar tiga kasus besar yang melibatkan situs judi online/daring dengan beberapa barang bukti dan uang senilai mencapai Rp 61 miliar serta mengamankan 11 tersangka. Ketiga situs tersebut adalah H5GF777, RGO Casino, dan Agen 138 yang beroperasi secara nasional dan internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan masih mendalami dugaan penggunaan bantuan sosial (bansos) untuk judi online. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan belum akan mengambil keputusan apa pun terkait pencoretan penerima bansos, sebelum proses verifikasi dan kajian selesai dilakukan.

"Ini sedang kita asesmen. Ini sedang kita dalami kalau benar, ya kalau benar ya, kemudian mereka menggunakan bantuan sosial untuk judi ya nanti harus kita selesaikan gitu loh," kata Agus Jabo saat ditemui wartawan, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, Kemensos telah menyerahkan data rekening penerima bansos ke PPATK untuk dilakukan pengecekan menyeluruh. "Jadi kita ini kan datang ke PPATK, ya kan, menyerahkan gitu loh data-data kita ke PPATK supaya kemudian dicek ada masalah apa di rekening-rekening ini. Karena sebelumnya kan proses distribusinya mengalami masalah, ya kan," kata dia.

PPATK disebut telah menemukan sekitar 500 ribu data yang berkaitan dengan dugaan keterlibatan penerima bansos dalam judi online. "Jadi kemudian di PPATK ada sekitar 500 ribu lah," katanya.

Namun, Wamen Sosial menyatakan perlu ada verifikasi lebih lanjut karena bisa saja terjadi kesalahan persepsi atau penggunaan identitas. "Bisa saja, misalkan rekeningnya dipakai. Bisa saja mereka enggak tahu kalau sebetulnya itu adalah judi, mereka main game, gitu loh. Atau alat... apa namanya... komunikasinya, HP-nya dipinjam oleh pihak lain," katanya.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pihaknya belum bisa serta-merta menyimpulkan atau mengambil tindakan sebelum proses pendalaman tuntas. "Ini masih banyak variabel yang harus diverifikasi, yang harus diasesmen sebelum kemudian Kemensos ya memutuskan apakah mereka layak mendapatkan bantuan atau tidak," katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut kerja sama lintas lembaga terus dilakukan, termasuk dengan bank-bank penyalur bantuan. "Kita akan terus berkoordinasi dengan PPATK. (Bank-nya apa?) Ya hampir semua bank. Himbara plus," katanya. 

Read Entire Article