
GAIRAH seks yang menurun setelah usia 50 tahun merupakan hal yang umum terjadi baik pada pria maupun wanita. Meski wajar secara fisiologis, kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran atau ketegangan dalam hubungan. A
rtikel ini akan mengulas secara lengkap penyebab penurunan libido di usia 50 tahun ke atas dan solusi ilmiah yang bisa diterapkan.
1. Penurunan Hormon Seksual
Pria: Testosteron Menurun (Andropause)
Setelah usia 50, pria mengalami penurunan kadar testosteron secara bertahap, kondisi yang dikenal sebagai andropause. Testosteron sangat berperan dalam mengatur libido, fungsi ereksi, dan energi tubuh.
Gejala umumnya:
- Libido menurun
- Disfungsi ereksi
- Kelelahan
- Penurunan massa otot dan mood
Wanita: Menopause dan Penurunan Estrogen
Pada wanita, penurunan hormon estrogen dan progesteron selama menopause menyebabkan berbagai perubahan seksual:
- Kekeringan vagina
- Nyeri saat berhubungan
- Penurunan minat seksual
- Gangguan tidur dan perubahan suasana hati
2. Faktor Medis dan Pengaruh Obat
Beberapa penyakit kronis yang umum di usia 50+ berpengaruh besar terhadap kehidupan seksual, antara lain:
- Diabetes
- Hipertensi
- Penyakit jantung
- Gangguan prostat
Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu seperti antihipertensi, antidepresan, dan statin juga dapat menghambat gairah seksual dan memengaruhi aliran darah ke organ intim.
3. Gangguan Psikologis dan Emosional
Stres, kecemasan, depresi, hingga masalah citra diri sering muncul di usia paruh baya dan dapat menyebabkan penurunan gairah. Masalah hubungan seperti komunikasi yang buruk atau kejenuhan dalam pernikahan juga menjadi faktor penting.
4. Gaya Hidup Tidak Sehat
- Kurang olahraga
- Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
- Kurang tidur
- Pola makan tidak seimbang
Semua faktor ini secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada keseimbangan hormon, aliran darah, dan energi tubuh yang dibutuhkan untuk fungsi seksual yang optimal.
Cara Meningkatkan Gairah Seksual di Usia 50+
Berikut beberapa solusi ilmiah dan praktis:
✅ Periksa Kesehatan dan Hormon
Lakukan pemeriksaan medis untuk mengecek kadar hormon testosteron (pria) dan estrogen (wanita). Konsultasi dengan androlog, ginekolog, atau endokrinolog sangat disarankan.
✅ Perbaiki Gaya Hidup
- Lakukan olahraga teratur, terutama latihan kekuatan dan kardio.
- Tidur cukup (7–8 jam per malam).
- Perbanyak konsumsi makanan yang kaya zinc, omega-3, dan antioksidan.
- Hindari alkohol berlebih dan berhenti merokok.
✅ Komunikasi Pasangan
Bangun komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pasangan. Eksplorasi preferensi baru dalam kehidupan seksual dapat membangun kembali keintiman.
✅ Terapi Hormon dan Pelumas
- Pada wanita, estrogen topikal dan pelumas berbahan dasar air bisa mengurangi nyeri saat berhubungan.
- Pada pria, terapi pengganti testosteron (TRT) bisa direkomendasikan oleh dokter jika terbukti mengalami defisiensi.
Kesimpulan
Menurunnya gairah seksual di usia 50 tahun ke atas disebabkan oleh kombinasi faktor hormonal, medis, psikologis, dan gaya hidup. Namun, kondisi ini bukan akhir dari kehidupan seksual.
Dengan pendekatan medis, perubahan gaya hidup, dan komunikasi yang sehat dengan pasangan, gairah seksual bisa tetap terjaga dan bahkan meningkat. (Z-10)
Referensi
- Cleveland Clinic. (2024). Low Libido (Low Sex Drive)
- National Council on Aging. (2023). Why Do Older Adults Lose Their Libido?
- Women's Health Network. (2024). Low Sex Drive in Women
- Verywell Health. (2023). Sex After Menopause
- DokterSehat.com. (2024). Perubahan Seks Usia 50 Tahun
- Klinik Apollo. (2024). Penyebab Disfungsi Ereksi pada Pria Lanjut Usia
- Sentosa Klinik. (2024). Penyebab Libido Pria Menurun dan Solusinya