Komnas HAM: Pembubaran Retret Remaja Kristen di Cidahu Langgar Hak Asasi

1 month ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
 Pembubaran Retret Remaja Kristen di Cidahu Langgar Hak Asasi Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi(Dok.Antara)

KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan bahwa pembubaran kegiatan retret remaja Kristen di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (27/6), merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai hak asasi manusia. Pernyataan ini disampaikan setelah Komnas HAM melakukan pengamatan langsung di lapangan pada 3–4 Juli 2025.

"Telah terjadi bentuk pelanggaran terhadap hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan, hak kebebasan berkumpul, serta hak atas rasa aman," kata Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi dikutip Antara, Jumat (11/7). 

Dalam pengamatan tersebut, Komnas HAM melakukan observasi dan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, mulai dari peserta retret, masyarakat sekitar, aparat kepolisian, hingga pemerintah daerah. Retret itu diketahui digelar di sebuah vila yang terletak di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu.

Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta retret mengalami berbagai bentuk kekerasan, mulai dari intimidasi, pengusiran paksa, perusakan kendaraan, hingga kerusakan fasilitas vila tempat mereka menginap. Tindakan tersebut terjadi akibat penolakan sebagian warga yang merasa terganggu oleh kegiatan keagamaan tersebut. Di sisi lain, muncul pula kesalahpahaman soal status vila yang dianggap digunakan sebagai tempat ibadah.

"Tindakan persekusi tersebut tidak hanya melukai nilai-nilai toleransi yang dijamin oleh konstitusi, tetapi juga menciptakan rasa takut dan trauma, khususnya bagi para peserta yang sebagian besar berusia remaja," kata Pramono.
Melihat kondisi tersebut, Komnas HAM mendorong Polres Sukabumi untuk menindaklanjuti kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Perlindungan juga perlu diberikan kepada para korban, khususnya keluarga pengelola vila yang masih tinggal di lokasi kejadian.

Lebih jauh, Komnas HAM mengajak pemerintah daerah, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat setempat, untuk bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan mencegah konflik horizontal di masa depan.

Menurut Komnas HAM, harmoni sosial dan semangat toleransi harus terus diperkuat agar ketegangan di masyarakat tidak berlarut-larut. Penyebaran informasi publik juga diimbau agar dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab guna menghindari kesalahpahaman atau prasangka buruk.

Pemerintah daerah pun diminta memberi perhatian lebih kepada keluarga pengelola vila, termasuk menyediakan layanan pemulihan psikososial dan kesehatan yang mereka butuhkan pascakejadian.

Tak hanya itu, Komnas HAM juga mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama, untuk menjamin kebebasan beragama dan berkeyakinan di seluruh wilayah Indonesia. Menteri Agama juga didorong untuk merancang kebijakan afirmatif guna mencegah praktik intoleransi dan diskriminasi, baik di ruang publik maupun privat.

"Komnas HAM menuntut kehadiran negara untuk menjamin, melindungi, dan memenuhi hak-hak tersebut. Komnas HAM akan terus mengawal proses hukum dan pemulihan bagi para korban, serta mendorong penyelesaian secara adil dan bermartabat," jelas Pramono. (Ant/P-4)

Read Entire Article