Melihat Kebijakan 50 Siswa per Kelas di SMAN 1 Depok: Pakai 2 AC Tetap Gerah

1 month ago 13
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar di SMAN 1 Depok, Jawa Barat, Rabu (23/7/2025). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparanSejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar di SMAN 1 Depok, Jawa Barat, Rabu (23/7/2025). Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

SMAN 1 Depok sudah menerapkan kebijakan 50 siswa per kelas untuk siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini merupakan buntut dari program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang digagas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM.

Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, jarak antara papan tulis ke meja siswa sekitar 2 meter. Suasana kelas tampak ramai karena diisi 48 siswa. Pada tahun ajaran sebelumnya, tiap kelas diisi 40 siswa.

Wakil Kepala Humas SMAN 1 Depok, Iwan, menyebut pihak sekolah langsung menata alokasi meja dan kursi saat kebijakan itu diterapkan. Salah satunya dengan memanfaatkan meja dan kursi cadangan yang dimiliki sekolah, meski ternyata itu tak cukup.

"Kemarin sekolah di waktu hari libur itu, ketika lagi men-setting untuk 48 siswa per kelas itu, kita mengadakan pengadaan meja kursi baru," ungkap Iwan saat ditemui di lokasi, Rabu (23/7).

Iwan menyebut, jumlah siswa baru di SMAN 1 Depok mencapai 480 orang. Mereka tersebar di 10 ruang kelas yang berbeda. Adanya penambahan siswa itu pun berimbas pada ruang gerak yang semakin sempit.

"Karena meja kursi otomatis di kondisi kelas itu sudah geser ke depan. Mendekati papan tulis. Jadi kalau presentasi untuk kelompok itu agak sempit depan. Tapi masih bisalah," ujar dia.

 Rizki Baiquni Pratama/kumparanIwan, humas SMAN 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Ruangan Gerah

Di tiap ruang kelas, ada 2 AC berukuran 1,5 PK. Meski ada AC, suasana gerah dan panas tetap dirasakan saat kegiatan belajar mengajar. Salah seorang guru biologi, Ratna, merasakan hal tersebut.

"Ruangan itu ruangan tertutup. Kemudian yang menghirup oksigen lebih banyak. Kita butuh udara yang jauh lebih segar, yang tadinya mungkin AC dengan kapasitas sekian, yang mungkin cukup. Tapi dengan jumlah siswa yang banyak, ya mungkin menjadi lebih gerah ," ungkapnya

 Rizki Baiquni Pratama/kumparanRatna (48) Guru Biologi SMAN 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Selain itu, kata dia, jumlah siswa yang semakin banyak berimbas pada kerja guru yang semakin ekstra mengawasi siswa. Apalagi sebagai guru biologi, kata dia, siswa-siswanya mesti belajar di lab yang ukuran ruangannya juga tak besar-besar amat.

"Dengan jumlah anak yang sebanyak itu. Kemudian gurunya hanya satu untuk mengawasi pada saat praktikum harus mengkondisikan kelas. Kemudian anak dengan daya ingin tahunya itu, [guru] mengawasinya agak repot gitu. Kenapa begitu? Karena alat-alat itu adalah alat-alat yang memang dia harus hati-hati penggunaannya," ungkapnya.

"Memang itu tantangan ya. Tapi kembali lagi, kita sebenarnya ya kalau sudah jadi kebijakan ya kita laksanakan," tambahnya.

Idealnya Satu Kelas 25 Orang

Salah satu siswa baru di SMAN 1 Depok, Gendis, menyebut kaget dengan jumlah ruang kelas yang diisi hampir 50 kelas. Sebab, kata dia, saat di SMP ruang kelasnya hanya diisi 25 orang.

"Kagetnya pertama penuh. Yang kedua tidak kondusif. Itu sih yang paling aku ketahui. Dua itulah kira-kira," ungkap Gendis.

Gendis menyebut bahwa dirinya akhirnya memilih duduk di kursi paling depan. Alasannya supaya bisa fokus menyimak materi yang disampaikan guru. Dia pun khawatir bila kelasnya nanti semakin berisik karena kebanyakan siswa.

"Hari pertama, biasa aja nggak berisik. Hari kedua mulai berisik, dan sekarang lagi berisik-berisik ya. Dan pasti untuk ke depannya lagi, lebih berisik lagi. Karena akan makin akrab pastinya kan," ungkap dia.

 Rizki Baiquni Pratama/kumparanGhassan dan Gendis, siswa kelas X SMAN 1 Depok. Foto: Rizki Baiquni Pratama/kumparan

Kalau bisa memilih, kata Gendis, dirinya mau ruang kelasnya cuma diisi 25 siswa lagi. "Pastinya balik 25. Mungkin semua murid bakal bisa jawab gitu. Mungkin 25," ujar dia.

Senada dengan Gendis, Ghassan juga mau bila ruang kelasnya hanya diisi 25 murid. Meski begitu, kata dia, sebetulnya saat SMP dirinya sudah terbiasa dengan jumlah siswa yang banyak di ruang kelas. Kata dia, siswa di kelasnya saat SMP mencapai 40 orang.

"Kalau untuk sekarang saya ngerasa space-nya memang tidak sebesar yang dulu, tapi cukuplah," ungkap Ghassan.

Read Entire Article