Mengapa Psikopat Sulit Ditebak? Ternyata Ini Jawabannya dari Jaringan Otak Mereka!

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Mengapa Psikopat Sulit Ditebak? Ternyata Ini Jawabannya dari Jaringan Otak Mereka! Jaringan otak psikopat(Freepik)

Psikopat sering digambarkan sebagai sosok yang menakutkan dan tidak berperasaan. Namun yang membuat mereka benar-benar menantang untuk dikenali adalah kemampuan mereka menyembunyikan niat dan emosi dengan sangat baik.

Ternyata, rahasia di balik kemampuan mereka ini bukan hanya soal kepribadian manipulatif, melainkan juga berkaitan erat dengan struktur dan fungsi jaringan otak mereka.

Koneksi Lemah antara Amigdala dan Korteks Prefrontal

Salah satu temuan paling signifikan dalam neurosains tentang psikopati adalah lemahnya koneksi antara amigdala dan korteks prefrontal ventromedial. Amigdala berperan penting dalam memproses emosi seperti rasa takut dan empati.

Sementara itu, korteks prefrontal ventromedial bertanggung jawab atas pengambilan keputusan moral dan pengendalian emosi.

Pada individu dengan kepribadian psikopat, koneksi antara dua area otak ini terbukti lemah. Akibatnya, mereka bisa mengetahui bahwa suatu tindakan salah secara moral, namun tidak merasakan dampak emosionalnya.

Hal ini memungkinkan mereka untuk melakukan tindakan menyakiti orang lain tanpa rasa bersalah atau penyesalan.

Aktivitas Tidak Normal pada Default Mode Network

Default Mode Network atau DMN adalah sistem jaringan otak yang aktif saat seseorang sedang merenung, memikirkan masa depan, atau memproses emosi sosial. Studi menunjukkan bahwa pada psikopat, DMN menunjukkan aktivitas yang berbeda dari orang biasa.

Hal ini dapat menjelaskan mengapa psikopat cenderung kurang memiliki empati dan kesadaran diri yang mendalam. Mereka mungkin mampu berbicara dan bertindak dengan cara yang sosial, tetapi tidak memiliki kedalaman emosional yang biasanya menyertai perilaku tersebut.

Respons Berlebihan pada Sistem Penghargaan Otak

Studi pencitraan otak juga menemukan bahwa individu psikopat menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi di area otak yang disebut striatum ventral. Area ini berperan dalam pemrosesan hadiah dan kepuasan.

Dengan kata lain, psikopat cenderung mengejar kesenangan pribadi secara impulsif dan ekstrem. Mereka akan mengambil risiko besar demi keuntungan pribadi, tanpa mempertimbangkan konsekuensi terhadap orang lain. Hal ini menjadikan mereka sulit ditebak, karena keputusan mereka lebih didorong oleh kebutuhan akan stimulasi atau penghargaan ketimbang nilai moral atau rasa bersalah.

Mengapa Mereka Sulit Ditebak

Psikopat tidak selalu menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Mereka bisa sangat rasional, tenang, bahkan memikat dalam interaksi sosial.

Karena tidak bereaksi secara emosional seperti orang biasa, mereka cenderung tetap tenang dalam situasi penuh tekanan. Kemampuan untuk meniru ekspresi sosial dan empati secara dangkal juga membuat mereka semakin sulit dikenali.

Orang di sekitar mereka bisa dengan mudah terkecoh, karena secara permukaan mereka tampak normal atau bahkan menarik. Padahal di baliknya, ada kekosongan emosional dan sistem saraf yang berbeda dari orang kebanyakan.

Kesimpulan

Kemampuan psikopat untuk menyembunyikan niat dan berperilaku normal bukanlah semata-mata kecerdikan manipulatif. Sebaliknya, ada dasar biologis dalam struktur dan fungsi otak mereka yang membuat mereka sulit dipahami dan ditebak. Memahami aspek neurologis ini penting untuk mengenali pola perilaku psikopat, terutama dalam konteks forensik, psikologi klinis, dan hubungan sosial. (Z-10)

Sumber data:

  • Kiehl, Kent A. (2006). A cognitive neuroscience perspective on psychopathy: Evidence from functional neuroimaging. Psychiatric Annals
  • Decety, Jean et al. (2013). Empathy as a driver of prosocial behavior: Highly conserved neurobehavioral mechanisms across species. Annals of the New York Academy of Sciences
  • Blair, R. J. R. (2007). The amygdala and ventromedial prefrontal cortex in morality and psychopathy. Trends in Cognitive Sciences
  • Buckholtz, Joshua W. et al. (2010). The neural correlates of punishment. Nature Neuroscience
Read Entire Article