
SEBUAH kecelakaan pesawat di Dhaka, ibu kota Bangladesh, menyebabkan sedikitnya 19 orang meninggal dunia dan 164 lainnya mengalami luka-luka, sebagaimana dilaporkan oleh Daily Star mengutip pernyataan resmi otoritas pada Senin.
Asisten Khusus Kepala Penasihat di Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga, Sayedur Rahman, menyebut bahwa jumlah korban luka berada di kisaran 100 hingga 150 orang dalam insiden tragis tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa sang pilot, Letnan Penerbang Towkir Islam Sagar, saat ini sedang dalam perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Militer Gabungan.
Kecelakaan ini terjadi saat sebuah pesawat latih F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh pada Senin sore, hanya beberapa menit setelah lepas landas. Lokasi jatuhnya pesawat berada di area Milestone School and College, Uttara, Dhaka, tepat setelah proses belajar mengajar di sekolah tersebut selesai.
Pesawat dilaporkan terbakar setelah jatuh, namun hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti insiden tersebut.
Sebagai bentuk penghormatan atas para korban, pemerintah Bangladesh menetapkan Selasa, 22 Juli, sebagai hari berkabung nasional. Hal ini dikabarkan oleh surat kabar Dhaka Tribune. (Ant/I-3)