Pramono Telusuri ASN Pemprov Jakarta yang Main Judol, Sanksinya tidak Bisa Promosi Jabatan

1 month ago 17
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Sejumlah barang bukti ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/1/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan ada 600 ribu orang lebih pemain judi daring atau online (judol) di Jakarta pada 2024. Sementara itu, uang deposit yang disetor untuk bermain judol di Jakarta mencapai Rp 3 triliun dengan total transaksi mencapai 17,5 juta kali.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku akan memberikan atensi khusus terkait laporan dari PPATK. Pasalnya, ia menilai, pasti ada aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di antara 600 ribu warga yang teridentifikasi bermain judol tersebut.

"Mohon tadi yang disampaikan oleh Kepala PPATK mengenai judol itu mendapatkan atensi kita, terutama buat ASN kita," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Pramono menambahkan, pihaknya telah memberikan instruksi kepada Inspektorat untuk menindaklanjuti laporan PPATK itu. Apabila nantinya telah didapatkan, Pemprov Jakarta bisa melakukan pemetaan untuk melakukan penanganan, termasuk jika ada ASN yang ikut bermain judol.

"Maka untuk itu, kalau memang ada di ASN DKI Jakarta yang melakukan, saya minta untuk dilakukan pembinaan, dilakukan perbaikan untuk itu," kata dia.

Ia meyakini, para pemain judol itu sejatinya merupakan korban. Pasalnya, para pemain judol pasti tidak akan meraih kemenangan atau keuntungan dari permainan tersebut.

Karena itu, alih-alih memberikan sanksi, Pramono lebih memilih untuk melakukan pembinaan apabila ada ASN yang bermain judol. Namun, pihaknya tetap akan melakukan tindakan apabila pembinaan yang dilakukan tidak membuat para ASN berhenti bermain judol. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan tidak memberikan promosi jabatan kepada ASN yang masih bermain judol.

"Kalau memang sudah tidak (dibina), ya tentunya kami akan mengambil tindakan untuk itu. Termasuk salah satunya tidak memberikan kesempatan promosi jabatan bagi yang bersangkutan," kata Pramono.

Read Entire Article