SMAN 12 Kota Bekasi Dukung Kebijakan KDM, Meski Efektivitas Belajar Mengajar Berkurang

1 month ago 12
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- SMAN 12 Kota Bekasi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai peningkatan kapasitas siswa dalam satu kelas menjadi maksimal 50 orang sebagai bagian dari Program Anti Putus Sekolah (PAPS). Seluruh kegiatan belajar mengajar dengan kondisi ini masih dalam proses pantauan karena pekan ini merupakan pekan pertama mulai efektif pembelajaran

“Kami salah satu sekolah di Jawa Barat yang sangat mendukung program Pak

Gubernur Jawa Barat, yaitu Kang Dedi Mulyadi, mengenai program pencegahan anak putus sekolah, yaitu satu kelas itu maksimal 50 orang,” ujar Humas SMAN 12 Bekasi, Adrianus Dami, saat diwawancarai Republika, Senin (21/7/25).

Namun, jumlah siswa tetap disesuaikan dengan luas ruang kelas. “Itu tergantung kepada besarnya kelas, misalnya ukuran 8x8 atau 8x9 mungkin bisa 50, tapi kalau kelasnya lebih kecil, 48 dan lebih kecil jadi 46, itu tergantung pada besarnya kelas, karena tidak bisa dipaksakan,” kata Adrianus.

Adrianus mengaku bahwa ruang kelas di SMAN 12 Bekasi rata-rata berukuran 7x8 meter, sehingga penambahan siswa hanya sampai 48 orang per kelas. “Kami menerapkan penambahan 12 per kelas, yaitu 36 tambah 12 sama dengan 48 per kelas,” ucapnya.

Meski kebijakan dijalankan sepenuhnya, pihak sekolah tidak menutup mata terhadap tantangan yang muncul di ruang kelas. Adrianus mengakui, jumlah siswa yang besar membuat efektivitas belajar mengajar menjadi berkurang.

“Kalau dibilang efektif, harus jujur ya kurang efektif, karena siswanya terlalu banyak. Tetapi kami sebagai guru dan sebagai pelayanan masyarakat dan sebagai pendidik bangsa, kami maksimal untuk membuat kelas itu bagaimana anak-anak itu nyaman, sehingga program KBM tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kesediaan meja dan kursi sejauh ini sudah mencukupi. Namun, Adrianus berharap adanya penambahan AC di setiap ruang kelas karena melihat kondisi yang sekarang.

Ferani, Guru Bahasa Indonesia SMAN 12 Bekasi, menilai rasio guru dan siswa yang terlalu besar menyulitkan pendampingan belajar. “Dengan rasio yang lebih rendah atau lebih kecil itu kan akan lebih membantu pembelajaran. Guru juga akan lebih fokus untuk memperhatikan siswa, membimbing dan membina,” kata Ferani kepada Republika.

Ia mengakui, semakin banyak siswa dalam kelas, perhatian guru pun semakin terbagi. “Memang lebih terasa ngajarnya agak pecah fokus. Karena lebih banyak kepala pasti akan lebih banyak pertanyaan,” katanya. Meskipun begitu, Ferani tetap berupaya agar proses belajar berjalan efisien. “Kalau suasana kelas bisa kondusif, itu sebenarnya masih bisa efisien,” tambahnya.

Di tengah kelas yang kini diisi hingga 48 siswa, sejumlah siswa justru mengaku menikmati suasana yang lebih ramai. Bagi mereka, kebijakan ini membuka ruang pertemanan baru dan pengalaman belajar yang berbeda.

Rasya Ahmad Arrasyid (15), siswa kelas X, menyebut kelasnya kini jauh lebih ramai, tapi bukan berarti tidak nyaman. “Dapat teman baru yang unik-unik malah jadi seru, cuma di balik itu semua kita jadi adaptasi gitu” ujarnya.

Read Entire Article