Tarif Trump Bisa Lemahkan Prospek Pertumbuhan Ekonomi Global, Kok Bisa?

1 month ago 24
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan proyeksi melambatnya pertumbuhan ekonomi global dar 3 persen menjadi 2,9 persen. Tertekannya pertumbuhan ekonomi dunia dinilai imbas dari kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Perry mengatakan, ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat setelah pengumuman kenaikan tarif efektif resiprokal AS ke sejumlah negara. Kebijakan kenaikan tarif resiprokal AS tersebut rencananya bakal berlaku mulai 1 Agustus 2025. 

“Kebijakan kenaikan tarif resiprokal AS diperkirakan akan memperlemah prospek pertumbuhan ekonomi dunia, khususnya di negara maju,” kata Perry dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Juli 2025 yang digelar secara daring, Rabu (16/7/2025). 

Perry menjelaskan, di AS, Eropa, dan Jepang, pertumbuhan ekonomi tengah bergerak pada tren terdepresiasi, di tengah ditempuhnya kebijakan fiskal ekspansif dan pelonggaran kebijakan moneter di negara tersebut.

Di samping itu, kinerja ekonomi China juga diperkirakan masih lemah, di tengah berbagai strategi diversifikasi ekspor. Sedangkan India, BI menilai pertumbuhan ekonominya masih cukup kuat seiring dengan dukungan dari permintaan domestik yang kuat.  

“Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia 2025 masih belum kuat sekitar 3 persen, dan dengan kecenderungan 2,9 persen,” terangnya.

Perry menekankan, ke depan, kewaspadaan serta respons dan koordinasi kebijakan yang lebih kuat diperlukan guna memitigasi ketidakpastian perekonomian dan pasar keuangan global yang masih tinggi, serta menjaga ketahanan eksternal, menjaga stabilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Dalam kesempatan RDG tersebut, tepatnya di bagian akhir, Perry sempat menyinggung soal keputusan Presiden AS Donald Trump yang menetapkan tarif impor untuk produk Indonesia menjadi sebesar 19 persen, dari rencana sebelumnya 32 persen. Namun, ia hanya memberi pernyataan yang singkat. 

“Hasil perundingan tarif dengan AS menurut kami, kami menyambut baik secara positif,” ungkapnya. Pernyataan tersebut terputus karena ada masalah teknis. Konferensi pers diketahui diadakan melalui zoom, dan posisi Perry pada saat itu ada di Afrika Selatan.

Read Entire Article