
Tahun ajaran baru sekolah telah dimulai dan muncul aturan baru soal ayah antar anak ke sekolah. Aktor Rio Dewanto ikut menanggapi terkait aturan tersebut.
Suami Atiqah Hasiholan ini mengatakan bahwa dirinya termasuk seorang ayah yang selalu terlibat dalam kegiatan sekolah putrinya, Salma Jihane Putri Dewanto.
Rio bahkan tak ketinggalan momen mengantar Salma di hari pertama sekolah kemarin.
"Iya, nganterin. Ya, alhamdulillah saya sering mengantarkan anak ke sekolah," ungkap Rio Dewanto di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.

Terkait aturan baru soal ayah antar anak ke sekolah, Rio pun sempat melontarkan candaannya. Namun Rio memastikan bahwa ia dan Atiqah sudah mengatur pembagian tugas terkait sekolah anak.
"Kalau kebijakan itu keluar, berarti memang banyak bapak-bapak yang enggak nganter, ahaha. Ya itu urusan keluarga masing-masing lah ya," katanya.
"Untungnya istri saya mempunyai kebijakannya sendiri. Ya, kita sudah ngatur lah, yang antar anak siapa," tambah Rio.
Saat disinggung soal momen pertama Salma sekolah di tahun ajaran baru, Rio mengatakan bahwa sang putri tak bisa menikmati hari pertama sekolah lantaran jatuh sakit.
"Jadi hari pertama kemarin dia masuk, terus tiba-tiba demam tinggi, sampai sekarang sih masih recovery. Ya, semoga cepat sembuh lah, dia lagi izin sampai Senin. Saya juga enggak tahu kenapa, kata dokternya sih ada virus ada bakteri," pungkasnya.
Sebelumnya, Memasuki tahun ajaran baru ini, Kemendukbangga/BKKBN menerbitkan Surat Edaran Mendukbangga/Kepala BKKBN Nomor 7 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.
Gerakan ini efektif mulai berlaku 14 Juli 2025. Menurut Mendukbangga Wihaji, gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.
"Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut akan tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar," ujar Wihaji di surat edaran ini.
Gerakan ini juga diharapkan bisa menjadi simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang semula terpusat pada peran ibu, menjadi lebih kolaboratif dan setara.
Selain ASN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN, Wihaji berharap para pihak ikut terlibat aktif mengedukasi keluarga, kerabat, dan tetangga untuk berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, sejak PAUD hingga SMA.