
Bekam adalah terapi tradisional yang populer untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh. Namun, tidak semua bagian tubuh aman untuk dibekam. Ada titik bekam yang dilarang karena dapat membahayakan kesehatan. Artikel ini akan menjelaskan 15 titik yang harus dihindari, alasan kesehatan di baliknya, dan tips menjalani terapi bekam dengan aman. Bacaan ini cocok untuk pemula dan mudah dipahami!
Apa Itu Bekam dan Mengapa Ada Titik yang Dilarang?
Bekam dilakukan dengan menghisap kulit menggunakan alat khusus, seperti gelas kaca atau plastik, untuk mengeluarkan darah kotor. Terapi ini dipercaya melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan. Namun, jika dilakukan di titik yang salah, bekam bisa menyebabkan masalah serius, seperti kerusakan pembuluh darah atau infeksi. Oleh karena itu, mengetahui titik bekam yang dilarang sangat penting.
Mengapa Ada Titik yang Tidak Boleh Dibekam?
Titik-titik tertentu di tubuh memiliki pembuluh darah, saraf, atau organ penting yang rentan rusak. Melakukan bekam di area ini bisa memicu komplikasi, seperti pendarahan, kerusakan jaringan, atau bahkan memperburuk kondisi kesehatan. Berikut adalah daftar 15 titik yang harus dihindari.
15 Titik Bekam yang Dilarang
Berikut adalah daftar titik bekam yang dilarang beserta alasannya. Pastikan Anda menghindari area ini saat menjalani terapi bekam.
1. Kelenjar Getah Bening (Leher Samping)
Kelenjar getah bening di samping leher, bawah telinga kanan dan kiri, adalah area sensitif. Bekam di sini dapat mengganggu sistem limfatik dan menyebabkan infeksi.
2. Kelenjar Getah Bening (Ketiak)
Ketiak kanan dan kiri juga memiliki kelenjar getah bening. Tekanan dari bekam bisa memicu pembengkakan atau kerusakan pada kelenjar ini.
3. Kelenjar Getah Bening (Selangkangan)
Lipatan selangkangan adalah pusat kelenjar limfatik lainnya. Bekam di area ini berisiko menyebabkan infeksi atau gangguan sirkulasi.
4. Otak (Kepala Bagian Atas)
Bekam di area kepala dekat otak sangat berbahaya karena dapat memengaruhi tekanan intrakranial dan menyebabkan pendarahan.
5. Sumsum Tulang Belakang Bawah
Area tulang belakang bagian bawah rentan terhadap kerusakan saraf. Bekam di sini bisa menyebabkan nyeri hebat atau cedera permanen.
6. Leher Depan (Tenggorokan)
Tenggorokan memiliki pembuluh darah besar dan trakea. Bekam di area ini dapat mengganggu pernapasan atau menyebabkan pendarahan.
7. Ulu Hati
Bagian tengah perut (ulu hati) dekat dengan organ vital seperti lambung. Bekam di sini berisiko merusak organ dalam.
8. Pusar
Pusar adalah lubang alami yang rentan terhadap infeksi. Bekam di area ini dapat menyebabkan peradangan atau komplikasi lainnya.
9. Dubur
Area dubur adalah lubang alami lainnya yang tidak boleh dibekam karena risiko infeksi tinggi dan sensitivitas kulit.
10. Puting Payudara
Puting payudara sangat sensitif dan memiliki banyak saraf. Bekam di sini bisa menyebabkan nyeri atau kerusakan jaringan.
11. Telinga
Telinga memiliki struktur halus yang mudah rusak. Bekam di area ini dapat mengganggu pendengaran atau menyebabkan infeksi.
12. Lutut (Depan, Belakang, Samping)
Lutut memiliki sendi dan ligamen yang rentan cedera. Bekam di area ini bisa memperburuk kondisi sendi atau menyebabkan pembengkakan.
13. Area Dekat Mata
Kulit di sekitar mata sangat tipis dan dekat dengan organ penglihatan. Bekam di sini berisiko merusak mata atau menyebabkan pendarahan.
14. Perut dan Pinggang (Wanita Hamil)
Pada wanita hamil, bekam di perut dan pinggang dilarang karena dapat memengaruhi janin atau memicu kontraksi.
15. Area Varises, Tumor, atau Bengkak
Bekam langsung di varises, tumor, atau area bengkak (misalnya karena asam urat) dapat memperburuk kondisi atau menyebarkan sel abnormal.
Tips Aman Menjalani Terapi Bekam
Untuk memastikan terapi bekam aman dan efektif, ikuti tips berikut:
- Pilih terapis profesional yang terlatih dan bersertifikat.
- Pastikan alat bekam steril untuk menghindari infeksi.
- Konsultasikan kondisi kesehatan Anda, seperti kehamilan atau penyakit kronis, sebelum terapi.
- Hindari titik bekam yang dilarang seperti yang telah dijelaskan di atas.
- Perhatikan reaksi tubuh setelah bekam; segera hubungi dokter jika ada tanda-tanda infeksi atau nyeri berlebih.
Kesimpulan
Mengetahui titik bekam yang dilarang adalah langkah penting untuk menjalani terapi bekam dengan aman. Dengan menghindari 15 titik berbahaya, seperti kelenjar getah bening, otak, tenggorokan, dan area sensitif lainnya, Anda dapat meminimalkan risiko kesehatan. Selalu konsultasikan dengan profesional sebelum menjalani terapi, dan pastikan Anda memilih terapis yang berpengalaman. Dengan informasi ini, Anda bisa menikmati manfaat bekam tanpa khawatir! (Z-2)