Mahkamah Agung Izinkan Trump Lanjutkan PHK Massal di Departemen Pendidikan

1 month ago 19
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Mahkamah Agung Izinkan Trump Lanjutkan PHK Massal di Departemen Pendidikan MA AS mengizinkan Presiden Donald Trump melanjutkan rencana pemangkasan pegawai Departemen Pendidikan.(AFP)

MAHKAMAH Agung Amerika Serikat memutuskan Presiden Donald Trump boleh melanjutkan rencana pemangkasan besar-besaran pegawai di Departemen Pendidikan. Keputusan ini menjadi kemenangan terbaru Gedung Putih di pengadilan tinggi yang kini didominasi hakim konservatif.

Dalam putusan singkat tanpa tanda tangan, Mahkamah Agung mencabut sementara keputusan pengadilan rendah yang sebelumnya menghentikan rencana PHK tersebut. Artinya, proses hukum masih berjalan, tetapi PHK dapat dilaksanakan sambil menunggu putusan akhir.

Hanya dua jam setelah putusan dibacakan, Departemen Pendidikan langsung mengirimkan pemberitahuan kepada para pegawai yang sebelumnya telah dipecat pada April lalu. Mereka diinformasikan pemutusan hubungan kerja akan resmi berlaku pada 1 Agustus.

“Departemen menghargai pengabdian Anda dan memahami sulitnya situasi ini. Kebijakan pengurangan pegawai ini bukan cerminan kinerja Anda, melainkan bagian dari restrukturisasi lembaga,” demikian isi pemberitahuan tersebut.

Perlawanan dari Hakim Liberal

Dalam pendapat berbeda yang tajam, Hakim Sonia Sotomayor mengecam keputusan mayoritas. Ia menilai Mahkamah Agung telah membuat langkah “tak dapat dibenarkan” karena membiarkan Trump membongkar lembaga yang hanya bisa dibubarkan oleh Kongres.

“Mayoritas entah sengaja menutup mata atau naif terhadap implikasi putusan ini. Apa pun alasannya, ancamannya terhadap prinsip pemisahan kekuasaan sangat serius,” tulis Sotomayor, yang didukung dua hakim liberal lainnya.

Trump sebelumnya memerintahkan pemangkasan setengah dari tenaga kerja Departemen Pendidikan, namun upaya itu sempat diblokir pengadilan. Hakim federal Myong Joun, yang ditunjuk Presiden Joe Biden, menilai rencana tersebut “akan melumpuhkan” departemen yang dibentuk oleh Kongres pada era Presiden Jimmy Carter.

Trump Klaim Demi Efisiensi

Menteri Pendidikan Linda McMahon menyebut keputusan Mahkamah Agung sebagai “kemenangan penting bagi siswa dan keluarga.”

“Kami akan melakukan pengurangan pegawai untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan sumber daya diarahkan langsung kepada siswa, orang tua, dan guru,” ujarnya. Menurut McMahon, langkah ini juga bertujuan “mengembalikan kendali pendidikan ke negara bagian dan mengurangi birokrasi.”

Departemen Pendidikan AS bertanggung jawab mengelola bantuan dana federal untuk sekolah dan mahasiswa, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap undang-undang hak sipil, termasuk perlindungan bagi siswa penyandang disabilitas.

Trump beralasan PHK massal ini hanya menghilangkan fungsi-fungsi yang menurut pemerintahannya sebaiknya diserahkan ke negara bagian. Namun, Sotomayor menilai klaim tersebut tidak sesuai kenyataan.

“Presiden Trump secara terbuka menyerukan pembubaran Departemen Pendidikan baik saat kampanye maupun setelah menjabat. Pemangkasan pegawai dilakukan tanpa kajian dampaknya terhadap tugas-tugas yang diamanatkan undang-undang,” tulisnya.

Ia memperingatkan keputusan ini akan membawa “kerugian tak terhitung” karena memperlambat atau bahkan menghilangkan akses siswa pada perlindungan federal dari diskriminasi, kekerasan seksual, dan pelanggaran hak sipil lainnya. (CNN/Z-2)

Read Entire Article