Sistem Koperasi Jadi Kunci Keberlanjutan Modal Penenun

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mendorong para penenun binaan program Kampung UMi Klaster Tenun NTT untuk mandiri secara ekonomi melalui sistem koperasi. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mendorong para penenun binaan program Kampung UMi Klaster Tenun NTT untuk mandiri secara ekonomi melalui sistem koperasi. Setelah menerima bantuan bahan baku berupa benang, penenun diwajibkan menyisihkan keuntungan hasil penjualan kain untuk membeli kembali modal produksi.

Distribusi benang bantuan terakhir telah dilakukan kepada 150 penenun di enam desa di Timor Tengah Utara. Mekanisme koperasi diterapkan agar modal usaha tidak lagi bergantung pada bantuan, melainkan berputar secara mandiri di dalam kelompok.

“Dalam pelaksanaan distribusi ini, penenun diberikan sosialisasi mengenai sistem koperasi, di mana setelah menerima benang terakhir ini, ke depannya mereka diwajibkan untuk menyisihkan sebagian keuntungan dari penjualan kain untuk membeli kembali modal berupa benang,” kata Direktur Keuangan, Umum, dan Sistem Informasi PIP, Soeharto, dalam media briefing di Rumah Tenun Labuan Bajo, Kamis (10/7/2025) sore.

Sistem ini diharapkan menjadi solusi permanen terhadap persoalan permodalan yang selama ini dihadapi para pengrajin tenun. Dengan adanya koperasi internal, penenun tak lagi kesulitan mengakses bahan baku untuk keberlanjutan produksi. “Dengan sistem ini, diharapkan tidak ada lagi penenun yang mengalami kesulitan modal dalam berproduksi, karena modal akan terus berputar dalam kelompok secara mandiri,” jelasnya.

Selain distribusi benang, program Kampung UMi juga mencakup pelatihan menjahit, pengembangan produk turunan, pemasaran daring, serta regenerasi penenun melalui pelatihan ekstrakurikuler bagi anak-anak sekolah.

Program yang menyasar 225 penenun pada 2025 ini merupakan kelanjutan dari upaya tahun sebelumnya yang menjangkau 150 penerima manfaat. Fokus tahun ini diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, penguatan kelembagaan usaha tenun, serta perluasan akses pasar melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta.

Read Entire Article