Tarif Trump Tinggi, Indonesia Tetap Bisa Ekspor Baja Lapis 10 Ribu Ton ke AS

1 month ago 11
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Tarif Trump Tinggi, Indonesia Tetap Bisa Ekspor Baja Lapis 10 Ribu Ton ke AS Pelepasan ekspor baja ke AS.(MI/Naufal Zuhdi)

DI tengah tarif impor yang ditetapkan Amerika Serikat (AS) kepada Indonesia sebesar 19%, Tatalogam Group melalui Tata Metal Lestari serta Krakatau Steel resmi melepas ekspor baja sebesar 10 ribu ton atau senilai US$12,6 juta atau senilai Rp205,5 miliar ke AS pada hari ini, Jumat (18/7). 

Pelepasan ekspor baja lapis tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Ya, inikan (ekspor baja lapis) tanda bahwa industri manufaktur kita dalam hal ini, khususnya baja kita sangat resilient. Pengiriman yang kita akan saksikan ini, itu adalah pengiriman keempat," ucap Agus.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa perusahaan Tatalogam Group dengan berbagai macam dinamika tarif, masih bisa menembus pasar AS walaupun tarifnya waktu itu (sebelum disahkan 19%) masih relatif tinggi. 

"Jadi kepercayaan yang diberikan oleh Amerika kepada produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan, itu membuat kita bangga dan lega. Dan tentu ini juga harus menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan manufaktur lain, bahwa kita harus resilient, manufaktur tidak boleh cepat putus asa dari segala apapun dinamika yang dihadapi di lapangan," tegasnya.
 
Agus menyampaikan bahwa kegiatan yang dioperasionalkan di Tatalogam Group ini merupakan sebuah contoh yang sangat baik yang didukung sinergi yang luar biasa antara perusahaan dengan Krakatau Steel, yang mana Krakatau Steel mensuplai bahan baku baja lapis itu. "Jadi sedikit banyak bisa memberikan story, cerita bahwa ekosistem industri baja nasional itu sebetulnya cukup kuat," tuturnya.
 
Sementara itu, Vice President Tatalogam Lestari Stephanus Koeswandi memaparkan bahwa baja lapis yang dikirimkan ke AS ini masih terkena subject section 232 yang terkena tarif flat 50% untuk semua negara ke AS.

"Meskipun begitu, baja berkualitas dari Krakatau Steel bersama dengan Tata Metal masih dicari dan masih menjadi pilihan untuk konsumen di Amerika Serikat. Kami akan memaksimalkan dampak positif dari tarif resiprokal yang turun dari 32% ke 19% untuk produk hilir kami," cetusnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar menyatakan bahwa produk baja dalam negeri masih mempunyai daya saing yang tidak kalah di market global. 

"Tentu dengan adanya tarif 19% plus sektoral tarif, ini untuk memicu bagaimana produksi dalam negeri melakukan efisiensi yang masif, melakukan inovasi yang mempunyai daya saing sehingga bisa diterima market global," pungkasnya. (E-2)

Read Entire Article